PETANI KARET DAN HUJAN DI SORE HARI

Genap sudah 7 tahun aku merantau, sejak lulus SMP hingga sekarang memasuki semester ke-9 kuliah. Pandemi "memaksa" aku untuk pulang kampung 6 bulan lamanya. Rekor di rumah terlama sejak 7 tahun ini. 6 bulan di rumah dengan progres tugas akhir yang entahlah mengajariku banyak hal tentang bagaimana akan ada banyak sekali manis dan getir dalam … Lanjutkan membaca PETANI KARET DAN HUJAN DI SORE HARI

Usia 21 : Sesal, syukur, dan takut.

Memasuki semester ke-9 perkuliahan. Menjalani tahun ke-21 kehidupan dan menuju tahun ke-8 merantau sering membuat saya berpikir banyak hal. Hal-hal yang disesali, disyukuri, ditakuti, semua memenuhi ruang kepala. Mungkin ini yang namanya overthinking. Mohon doanya, semoga saya lekas meninggalkan fase ini. Salah satu hal yang saya sesali adalah, kenapa ya selama kuliah 4 tahun ini … Lanjutkan membaca Usia 21 : Sesal, syukur, dan takut.

CERITA DARI SIMBAH

"Mbah, daerah ini dulu berarti sepi, ya?" Tanyaku tiba-tiba saat sedang duduk berdua di teras bersama simbah wedok (nenek). Pertanyaan ini mungkin sudah ratusan kali ku tanyakan sejak kecil, tapi entah kenapa, aku selalu saja antusias ingin mendengar jawabannya kembali. "Iya, nduk. Dulu daerah ini ya isinya alas (hutan). Jarak antar rumah jauhhh." Jawab simbah. … Lanjutkan membaca CERITA DARI SIMBAH

“SARMIN”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahannya terlimpah kepada kalian. Empat bulan lamanya blog ini tidak saya kunjungi. Pemantik yang membuat saya kembali menengok blog ini adalah pertemuan saya dengan seorang pria paruh baya siang ini. Pertemuan yang mengingatkan saya kembali untuk tidak terlalu banyak khawatir dengan kehidupan. Nama pria paruh baya itu, … Lanjutkan membaca “SARMIN”

Celoteh Bunga di Tokyo

“Apa tujuanmu menulis?” Jika kita diberi pertanyaan seperti itu, kira-kira apa jawaban kita? Curhat? Ingin terlihat keren? Iseng? Atau apa? Bagiku, menulis adalah seni bicara tanpa suara. Aku punya seorang kawan lama. Dia yang mengajarkanku tentang apa arti menulis. Kawan lamaku ini pemalu. Mulutnya jarang sekali terbuka, suaranya bergetar tak karuan saat bicara. Tapi, jika … Lanjutkan membaca Celoteh Bunga di Tokyo

Ikhlas: nasihat untuk diri sendiri

Yogyakarta, 25 Februari 2020 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahannya terlimpah kepada kalian. Sudah setahun lebih ternyata, sejak terakhir kali saya menulis di blog ini. Segala macam kesibukan (dan kesenangan) duniawi ternyata telah begitu banyak merenggut waktu saya. Sore ini, seusai hujan, di depan ruangan dosen, dengan begitu banyak hal memenuhi … Lanjutkan membaca Ikhlas: nasihat untuk diri sendiri