Hehehe

Hi.. My lovely blog.Hehehe. Lama aku tak menyapamu. Maaf ya, aku hanya datang ke kamu saat kesepian. Untungnya, kamu bukan makhluk hidup. Kamu tak punya perasaan. Jadi, tidak apa-apa ya, kamu ku jadikan teman curhatku hehehehe. Malam ini, susasananya sangat mirip seperti beberapa tahun lalu. 22 maret 2018, tengah malam, aku sedang mengerjakan laporan praktikum. … Lanjutkan membaca Hehehe

tidak apa-apa (my pessimistic POV)

Saat pintu-pintu yang ingin kau masuki justru tertutup,saat orang-orang yang kau percaya justru pergi,saat rencana-rencana yang kau susun justru gagal,tidak apa-apa. Memang rasanya sedih.Memang rasanya kecewa.Memang rasanya marah.Memang rasanya tidak bisa percaya pada pintu, orang, dan rencana manapun lagi.Bahkan, terkadang, muncul pikiran tentang apakah pintu, orang, dan rencana yang tepat itu benar adanya?Apa memang akan … Lanjutkan membaca tidak apa-apa (my pessimistic POV)

Silakan dibuka saat kamu mungkin sedang ada di masa yang sulit

Hai. Apa kabar? Sulit ya rasanya? Mau peluk? Atau, mau cerita? Ya, memang akan ada masa-masa di mana hidup kita akan diuji. Rintangan di depan kita nampaknya tinggiiiii sekali. Sehingga, memikirkannya saja sudah membuat kita takut. Atau, luka di hati kita rasanya sakiiitttt sekali. Sehingga, untuk tetap bisa bernafas saja rasanya kita harus berusaha sangat … Lanjutkan membaca Silakan dibuka saat kamu mungkin sedang ada di masa yang sulit

Inside Out

Hari ini, saya melihat sebuah berita yang membuat hati saya rasanya sedih sekali. Berita tentang seorang ibu yang memb*n*h ketiga anaknya yang masih kecil. Kamu sudah cukup sedih membacanya? Well, kesedihanmu pasti akan bertambah berkali lipat setelah kamu melihat video sang Ibu sedang bicara tentang alasan atas perbuatannya tersebut di dalam sel tahanan. Kurang lebih, … Lanjutkan membaca Inside Out

Hati-hati di jalan

"Maaf, aku terlambat" seorang pria berkemeja hitam berlari dengan napas tersengal. Terengah-engah dia bicara setengah teriak pada seorang wanita berbaju ungu yang berdiri sekira 5 meter darinya. Wanita itu menoleh, lalu memasang wajah kesal. "Sudah ku duga, harusnya aku datang 1 jam lebih lambat", kata wanita itu. Wajahnya terlihat semakin kesal setelah pria tadi telah … Lanjutkan membaca Hati-hati di jalan

Tulisan pertamaku 👶

Yogyakarta, 22 Oktober 2016. 🌄 Sedikit Tentang Matahari 🌅 Aku suka matahari. Dia baik. Menghangatkanku dan bumi seisinya. Memberi energi bagi tumbuhan dan tanaman untuk berfotosintesis hingga akhirnya aku bisa makan pisang goreng buatan ibu juga buah jeruk yang manis walaupun kadang ada juga yang asam jika ternyata aku salah memilih buah. Tapi ada hal-hal … Lanjutkan membaca Tulisan pertamaku 👶

Hujan

Tulisan lama. Ditulis di Yogyakarta, 1 Desember 2016. Hujan selalu punya cerita tersendiri bagi setiap hati yang pernah merasakan cerita-cerita berujung rindu. Aku tak tahu, tapi hatiku selalu bergemuruh setiap tetesan bening dari langit itu membasahi bumi dan terkadang diikuti pula tetesan bening yang entah kenapa keluar dengan sendirinya padahal korneaku tak sedang iritasi. Entah … Lanjutkan membaca Hujan

Tangan

Tulisan lama. Ditulis di Yogyakarta, 03 Juni 2018. Malam ini aku ingin menulis lagi,  setelah sekian lama tanganku istirahat, tak mau banyak bicara. Sudah lama. Tanganku bingung hendak cerita apa. Canggung katanya. Kubilang tak apa, coba lagi belajar bicara, agar kamu tak hilang rasa. Akhirnya dia mau. Kuputuskan, si tangan kuajak bercerita tentang pengalamannya yang … Lanjutkan membaca Tangan

Grup WA

Tulisan lama. Ditulis di Yogyakarta, 10 Mei 2019. Jogja sedang terasa biasa saja, istimewa, seperti biasa. Jogja yang hiperaktif sore tadi telah jadi tenang malam ini. Jalanan yang penuh peluh pelajar kepanasan siang tadi telah berubah jadi penuh suluh lampu jalan yang membuat nyaman. Tak heran, pinggiran jalan kota Jogja selalu jadi tempat favorit muda-mudi … Lanjutkan membaca Grup WA